Teks Tanggapan | Bahasa Indonesia Kelas IX

Hai hai hai sahabat Latis! Kali ini kita mau membahas soal teks tanggapan nih! Kemarin kan kita udah bahas sedikit soal prosedur dan lainnya tuh, sekarang kita harus tau juga caranya untuk mengapresiasi. Gimana ya caranya?

 

Teks Tanggapan

Teks Tanggapan
Sumber Freepik

Jadi menurut kompas.com alias sumber yang mimin pakai untuk mencari ide di artikel ini, teks tanggapan adalah salah satu teks yang digunakan untuk membantu kalian meringkas, menganalisis, serta menanggapi suatu teks. Contohnya teks sastra, artikel, berita, maupun karya seni yang akan dipertunjukkan. Bahasa gaholnya adalah KOMEN.

Yang membuat dia berbeda dengan teks yang lain adalah karena di dalamnya terdapat penilaian berupa kritik dan pujian. Kenapa harus ada teks macam Fungsinya tak lain dan tidak bukan adalah untuk memberikan penilaian tentang kelebihan atau kekurangan sebuah teks. Tidak cuma ngejudge, tapi juga disertai dengan saran sebagai solusi. Penilaian yang digunakan sebaiknya bersifat obyektif, sopan, logis, dan jelas.

 

Jenis Teks Tanggapan

Kalau kita telaah kembali, ada dua jenis teks ini ya. Apa aja sih?

a. Kalimat pujian

Siapa yang tidak suka dipuji? Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pujian adalah ungkapan yang positif yang disampaikan dengan tulus dan jujur. Mirip dengan apresiasi ya, siapapun senang kalau usahanya diapresiasi.

Kalimat pujian adalah kalimat yang membuat orang yang mendengarnya merasa senang, dihargai, dan tersanjung. Dengan demikian, hal ini dapat juga memberikan motivasi kepada orang yang dipuji. Pujian juga bisa diartikan sebagai pernyataan penghargaan atau keunggulan sebuah hal tertentu. Berbeda dengan memuja, memuji tidak sampai mendamba-dambakannya.

Contohnya:

Cerpen kamu ini bagus. Untuk alur dan penokohannya cermat sekali. Ini sangat mendebarkan dan membuat penasaran pembacanya. Bahkan juga banyak pesan moral yang bisa diambil.

b. Kalimat kritik

Adalah kalimat tanggapan tapi tidak sekedar tanggapan karena berisi juga pertimbangan baik dan buruk terhadap suatu hal. Kalimat ini sebenarnya juga merupakan sebuah tanggapan atas suatu pernyataan maupun peristiwa.

Kritikan memang lebih dikenal dan dapat  diartikan sebagai sanggahan atau pernyataan ketidaksetujuan terhadap suatu topik yang sedang dibahas.

Tapi jika ini berada dalam teks tanggapan, maka ia harus disampaikan dengan diikuti alasan yang jelas dan membangun. Jadi intinya kritik itu tidak boleh hanya sekedar menjatuhkan namun juga harus ada solusinya.

Contoh:

“Cerpenmu masih terlalu banyak bagian yang bertele-tele. Sebaiknya dikemas lebih simpel karena ini bukan novel.

 

Ciri-ciri Teks Tanggapan

Teks Tanggapan
Sumber Freepik

Kalau kalian bisa mengamati ciri-ciri ini, maka kalian akan lebih mudah menentukan apakah ini teks tanggapan atau tidak. Tidak semua teks memiliki semua ciri seperti yang akan kita bahas. Adapun ciri-ciri teks tanggapan sebagai berikut:

– Mengandung tanggapan secara obyektif terhadap peristiwa atau obyek apapun yang terjadi di sekitar dengan disertai fakta dan alasan.
– Mempunyai tiga struktur teks yaitu: Evaluasi, Deskripsi Teks, dan Penegasan Ulang.
– Mengandung kaidah kebahasaan atau disebut dengan ciri kebahasaan.

Yuk kita amati kembali!

 

Tiga Struktur Teks Tanggapan

Evaluasi
Adalah bagian yang berisi pernyataan umum tentang apa yang akan disampaikan oleh penulis dalam teks.

Bagian ini juga dapat dipahami sebagai bagian awal dari teks yang terdiri dari berbagai pernyataan umum tentang isu atau permasalahan dari penulis. Kalian bisa menemukannya di bagian paling awal.

 

Deskripsi

Merupakan bagian isi dalam teks tanggapan. Berisikan informasi mengenai data dan pendapat yang mendukung pernyataan atau justru bisa melemahkan pernyataan.

Dapat juga dikatakan bagian ini sebagai bagian dari teks yang memuat inti pembahasan yang diulas cukup detail oleh penulis.

 

Penegasan ulang
Inilah bagian terakhir teks yang memuat penegasan ulang terhadap apa yang telah dilakukan atau yang telah diputuskan.

 

Kaidah kebahasaan 

Tadi kaidah ini masuk dalam ciri-ciri ya kan? Di dalamnya terdapat Kalimat kompleks yaitu kalimat yang memiliki lebih dari dua struktur dan dua verba.
Sebab itulah untuk menghubungkannya membutuhkan Konjungsi. Apa itu? yaitu kata penghubung yang berfungsi menghubungkan setiap kata dan menghubungkan setiap struktur.

Ada pula kata rujukan yang merupakan sesuatu yang digunakan pemberi informasi (pembicara) untuk mendukung atau memperkuat pernyataan dengan tegas. Kita mengenalnya dengan sebutan referensi.

Masih ada lagi pilihan kata yang mana pemilihan kata yang pas dalam penggunaan dan pembuatan teks tanggapan juga menjadi penting.

Contoh

Evaluasi:

Kami sekeluarga menganggap bahwa Jakarta itu lebih identik sebagai kota yang macetnya sangat parah. Meskipun sekarang sudah berganti tahun, tetap juga pasti masih ada aja kadang kemacetan yang kita temui di jalan.

Kami sekeluarga adalah salah satu pengguna transportasi umum. Tidak heran jika keberadaan Transjakarta dan juga MRT sudah sangat memudahkan kami yang mengandalkan transportasi umum untuk pergi kemana-mana.

Sayangnya adanya MRT dan Transjakarta tetap tidak mengurangi kemacetan. Ujungnya tetap membuat saya tidak nyaman karena akan menghabiskan terlalu banyak waktu saya di perjalanan. Hal ini akhirnya menyebabkan makin banyak orang-orang yang beralih ke kendaraan pribadi agar bisa menggunakan tol.

Deskripsi:

Dikutip dari Instagram resmi Pemprov DKI Jakarta, pada tahun 2020, Jakarta berada berada di peringkat ke-31 dari total 416 kota versi TomTom Traffic Index dengan index 36 persen. Hasil ini merupakan pencapaian yang bisa kita banggakan sih memang karena Jakarta semakin membaik dalam mengatasi kemacetan. Walaupun masih banyak hal yang memang perlu diperbaiki dan dioptimalkan.

Sebelumnya, di tahun 2019 ternyata predikat itu semakin memburuk karena Jakarta menduduki peringkat ke-10 sebagai kota termacet di dunia dengan tingkat kemacetan sebanyak 53 persen.

Penegasan ulang

Dari data-data itu saya menanggapi hal ini dengan ingin memberikan pujian bagi Pemprov DKI yang sudah mampu menangani kemacetan jakarta menuju ke yang lebih baik, dan berharap terus ditingkatkan.

Selain itu, upaya dalam mengajak masyarakat untuk naik transportasi umum juga perlu ditingkatkan lagi seperti dengan memperbanyak kawasan dan wilayah yang terjangkau oleh Transjakarta, MRT dan juga angkutan umum lainnya.

Contoh lain:

Mengenai mahalnya harga minyak goreng. Mulai dari evaluasi merupakan permasalahan umum.

“Harga minyak goreng mencapai Rp 25.000 per liter, warga merasa semakin kesulitan”.

Lanjut dengan kalimat deskripsi yang sekaligus berupa ulasan tajam. “Sebelumnya pemerintah telah menetapkan 1 harga Rp 14.000 per liter, akan tetapi HET dicabut. Alhasil harga justru mengikuti pasar”.

“Kalian perlu tahu bahwa Indonesia penghasil sawit terbesar dunia. Namun produksi dalam negeri saja tidak mencukupi kebutuhan warganya. Alih-alih memperbanyak proses distribusi malah  justru minyak diekspor keluar negeri”.

“Kebijakan pemerintah seolah tidak berpihak pada rakyat dalam hal ini. Pemenuhan kebutuhan sembako harusnya jadi prioritas. Namun Pemerintah seolah memihak kartel dan mengorbankan kesejahteraan rakyat.”

“Banyak yang terkena imbasnya dan ini lebih berat dialami para pebisnis kuliner dan gorengan. Penjual gorengan butuh minyak goreng dalam jumlah puluhan liter tiap bulan. Jika harganya mahal, mau tidak mau menaikkan harga jual makanannya.”

“Padahal jika dinaikkan bisa-bisa konsumen berhenti membeli. Akhirnya penjual rugi, bisnis tutup, tidak dapat mencukupi kebutuhan keluarga. Dimana berjualan gorengan sudah jadi mata pencaharian”.

Dilanjutkan dengan penegasan berupa kesimpulan.

“Belum ada solusi signifikan yang meringankan rakyat. Adanya wacana pasar rakyat serta Bantuan Langsung Tunai belum terealisasi”.

 

Contoh Soal

1. Jelaskan mengenai ciri–ciri teks tanggapan!

Jawab:

– Mengandung tanggapan secara obyektif terhadap peristiwa atau obyek apapun yang terjadi di sekitar dengan disertai fakta dan alasan.
– Mempunyai tiga struktur teks yaitu: Evaluasi, Deskripsi Teks, dan Penegasan Ulang.
– Mengandung kaidah kebahasaan atau disebut dengan ciri kebahasaan.

2. Sebut dan jelaskan jenis-jenis teks tanggapan!

Jawab:

– Kalimat pujian

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pujian adalah ungkapan yang positif yang disampaikan dengan tulus dan jujur. Mirip dengan apresiasi ya, siapapun senang kalau usahanya diapresiasi.

Kalimat pujian adalah kalimat yang membuat orang yang mendengarnya merasa senang, dihargai, dan tersanjung. Dengan demikian, hal ini dapat juga memberikan motivasi kepada orang yang dipuji. Pujian juga bisa diartikan sebagai pernyataan penghargaan atau keunggulan sebuah hal tertentu. Berbeda dengan memuja, memuji tidak sampai mendamba-dambakannya.

Contohnya:

Cerpen kamu ini bagus. Untuk alur dan penokohannya cermat sekali. Ini sangat mendebarkan dan membuat penasaran pembacanya. Bahkan juga banyak pesan moral yang bisa diambil.

– Kalimat kritik

Adalah kalimat tanggapan tapi tidak sekedar tanggapan karena berisi juga pertimbangan baik dan buruk terhadap suatu hal. Kalimat ini sebenarnya juga merupakan sebuah tanggapan atas suatu pernyataan maupun peristiwa.

Kritikan memang lebih dikenal dan dapat  diartikan sebagai sanggahan atau pernyataan ketidaksetujuan terhadap suatu topik yang sedang dibahas.

Tapi jika ini berada dalam teks tanggapan, maka ia harus disampaikan dengan diikuti alasan yang jelas dan membangun. Jadi intinya kritik itu tidak boleh hanya sekedar menjatuhkan namun juga harus ada solusinya.

Setelah mendapat pencerahan dari beberapa penjelasan di atas kira-kira gimana nih Sahabat Tutor Indonesia? pembahasan Teks Tanggapan sulit ga sih? Biar makin paham materinya yuk ikutan les di tutor private dijamin nilai kamu bakal meningkat drastis.

Baca juga:

les cpns

bimbel cpns

Referensi:

1. kompas.com

2. mamikos.com

BANNER IKLAN ARTIKEL TI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *